Wednesday, August 14, 2019

Inspira, Sekolah Wirausaha di Yogya, Siap Mencetak Pebisnis Handal Bermoral

Korupsi impor bawang putih yang memanipulasi uang puluhan milyar tentu tidak mengagetkan kita semua. Sebab perilaku demikian lumrah dilakukan para pelaku bisnis yang tidak menjunjung tinggi etika dan moral dalam berbisnis.

Perilaku bisnis yang demikian bisa jadi cepat mendatangkan keuntungan dan kekayaan. Namun biasanya hanya akan dinikmati segelintir orang, atau kelompoknya saja. Mengabaikan kepentingan orang lain. Bahkan tak peduli dengan kesusahan yang dialami rakyat akibat ulahnya.



Perilaku bisnis yang menyimpang dari etika, moral dan nilai kebaikan universal sangat mungkin lahir dari pembelajaran dan lingkungan yang mendidiknya. Kepintaran yang tidak disertai dengan pembangunan karakter. Atau lebih keren disebut, akhlak.

Kini di Yogyakarta, kota sepeda yang telah berganti menjadi kota sepeda motor. Terdapat sekolah keren, yang siap mendidik para pebisnis agar handal dan bermoral. Saya mengetahui sekolah ini dari postingan di laman media sosial Facebook.

Sekolah Scale Up Inspira, demikian mereka menamakan diri. Terbukti telah berhasil membangun beberapa unit usaha yang dalam waktu singkat melampaui zona UMKM. Mereka juga memiliki lini usaha yang mampu unggul dalam setiap bidangnya.

Para Trainer Sekolah Scale Up Inspira merupakan praktisi dan pemimpin langsung di berbagai perusahaan. Sehingga ilmu dan pengalaman mereka tidak diragukan lagi. Berbagai materi akan disampaikan, mulai dari pengembangan diri sebagai leader sampai teknis dalam promosi melalui media sosial. Peserta bebas memilih materi yang diminati.

Di laman https://scaleup.inspiraspace.com disebutkan biaya yang dibutuhkan berkisar antara 1 juta hingga 12 juta rupiah. Tinggal pilih sesuai dengan potensi yang diinginkan. Semoga sekolah semacam ini terus berkembang, dan melahirkan pebisnis handal sekaligus bermoral. Salam wirausaha dari Yogya.



Tuesday, February 2, 2016

Inilah Jadwal Rilis Fitur NUPTK - SIMPATIKA Tahun 2016
Assalammualaikum wr.wb
Kepada Pengguna Yth.


Sebagaimana jadwal yang telah direncanakan bahwa SIMPATIKA Periode Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 telah dibuka mulai tanggal 1 Februari 2016 dan akan berakhir hingga tanggal 30 Juni 2016. Adpun fitur yang disediakan saat ini, antara lain:

1.    Otomasi Penerbitan NPK
2.    Cetak Kartu Digital PTK
3.    Jadwal Mengajar Kelas
4.    VerVal NRG
5.    VerVal Inpassing

Khusus untuk fitur Cetak SKMT dan SKBK Online dijadwalkan mulai 29 Februari 2016.
Adapun rilis fitur Registrasi UKG 2016, Seleksi Calon Sertifikasi Guru 2016, Ajuan NUPTK baru dan Pemetaan Kelebihan/Kelebihan Guru Mapel dijadwalkan menyusul menyesuaikan dengan jadwal pelaksanaan program terkait dari Kemenag Pusat.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, kami mohon mengikuti petunjuk  sebagai berikut:

Pastikan bahwa semua PTK (kecuali Kepala Madrasah dan Pengawas) telah melaporkan keaktifannya dengan mencetak Kartu Digital periode Semester 2 TP. 2015/2016 masing-masing.

Data peserta didik (siswa) dan data rombel/kelas harap dilengkapi dengan benar dan faktual karena berpengaruh terhadap otomasi perhitungan rasio guru-rombel-siswa.
Pastikan isian Jadwal Mengajar Kelas di SIMPATIKA sesuai dengan jadwal mengajar manual yang telah disusun dan ditetapkan oleh Kepala Madrasah menjelang awal Semester 2 TP. 2015/2016.

Khusus bagi satuan pendidikan (madrasah) yang menerapkan Kurikulum 2013 (K13) harap melaporkan ke Admin Kanwil Provinsi melalui Admin Kantor Kemenag Kab/Kota.

VerVal NRG wajib dilaksanakan bagi semua Pendidik (Guru) yang telah memiliki Sertifikasi 
Guru (upload scan Ijazah asli terakhir saat sertifikasi dan upload scan Piagam Sertifikat asli)
VerVal Inpassing wajib dilaksanakan bagi semua Pendidk (Guru) Non PNS yang telah memiliki SK Inpassing (upload scan SK Inpassing asli).
NPK akan diterbitkan secara otomatis oleh sistem sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Untuk panduan operasional lebih detil tersedia di http://bantuan.siap-online.com dan untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi Admin Kantor Kemenag Kab/Kota masing-masing.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Wassalam,
Admin Pusat


Sumber: FB/Simpatika 

Friday, December 4, 2015

Kesulitan Upload Emis Desktop HRESULT0x800A03EC

Saat upload di aplikasi Emis Desktop bila Anda menemukan notifikasi HRESULT0x800A03EC. Saya menemukan masalah ini saat mencoba membantu seorang kawan.



Awalnya saya pikir aplikasinya yang bermasalah, dan mencoba memaki laptop lainnya, tetapi sama saja.

Karena proses instalasi aplikasi tak bermasalah, melainkan hanya saat upload. Saya coba untuk membuka file excel pada komputer yang untuk mengupload kemudian saya save as dan mengganti nama file dengan nama baru.


Setelah itu coba upload dan alhamdulillah berhasil. 

Saturday, November 28, 2015

Cara Penginputan Data Sertifikasi di SIMPATIKA Sebagai Dasar Penjadwalan UKG


Masuk ke akun NUPTK masing-masing klik  www.simpatika.kemenag.go.id



Klik LOGIN >> Pilih Login Admin/PTK



Masukan NUPTK Anda dan Password
Klik MASUK/LOGIN




Setelah masuk ke akun NUPTK Anda, silakan Klik PTK/Logo Pendidikan




Muncul Form Registrasi UKG
Silakan Pilih Guru pemilik Sertifikasi atau
Guru belum sertifikasi
Jika Anda pilih guru pemilik sertifikasi, silakan Pilih Tahun Sertifikasi
dan Mata Pelajaran Sertifikasi



Jika sudah memilih dan data yang diisikan sudah benar, silakan klik SIMPAN

Jika Tidak Muncul Form Registrasi UKG atau ingin memperbaiki data

Silakan klik menu INFO UKG




Pilih EDIT dan isikan tahun sertifikasi serta Mata Pelajaran Sertifikasi
Setelah selesai dan data yang diinputkan sudah benar silakan simpan
Klik SIMPAN

-----

Terima Kasih

Wednesday, November 25, 2015

Perjuangan Seorang Guru Honorer

(saya salin dari FB adik saya dengan sedikit editan)

Wahai Yang Menganggap Dirinya "Buruh" !!!!

Seorang guru honorer minta tolong ngeprint laporan RPP di tempat saya sebanyak 457 lembar sambil berucap, "Tapi mohon maaf ya mas bayarnya besuk kalau pas gajian". Kalau di tempat lain biasanya hitungannya 457 x Rp 500 = Rp 228.500. Karena beberapa pertimbangan akhirnya hanya saya hitung Rp. 300/lembar. 



Sekitar 3 pekan beliau baru bisa membayar. Saat pembayaran saya sekedar basa-basi bilang,  "seikhlasnya aja Bu (menyebut nama)”.
Kemudian beliau menjawab "nggih, mboten mas, (ya gak papa mas) seperti biasanya aja.’'.
Sambil beliau membuka dompet yang berisi 50 ribuan dua lembar dan 10 ribuan.
Saya berucap "50 ribu saja "
-------------------------
Maaf ini bukan maksud saya menyombongkan kebaikan. Tetapi coba kita lihat perbandingan antara "Buruh" dan "Buruh Honorer" (Begitupun Guru dan Guru Honorer). Beliau hanya untuk membayar laporan kerja mereka pun harus menunggu sampai 3 minggu.

Beliau pulang pergi mengajar hanya naik sepeda onthel.
Apakah mereka selalu demo hampir di setiap bulan minta kenaikan gaji dan kesejahteraan ???
Siapa Yang Patut Disejahterakan???
Dan lihat berikut ini tugas berat dan tangungjawab seorang guru

1. Seorang Guru harus dapat meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup. Guru harus mampu berperan sebagai pendidik dan dapat mengubah perilaku murid sesuai dengan ajaran yang baik dan benar. Bagaimana guru mendidik para siswanya agar menjadi manusia yang yang cerdas dan dapat berguna bagi nusa dan bangsa.

Seorang Guru harus dapat meneruskan dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik dan benar. Seorang guru dalam memberikan pengajaran terhadap materi yang benar-benar ia kuasai. Selain memberikan pengajaran terhadap materi, seorang guru juga memberikan pengajaran mengenai berbagai pengalaman di luar pelajaran tersebut yang mungkin berkaitan dengan hidup bermasyarakat.

2. Seorang Guru harus dapat melakukan pengembangan metode kependidikan serta penelitian khusunya di bidang pendidikan. Dalam memberikan pelajaran dan pendidikan guru harus dapat memberikan materi dengan metode baru dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Sebagai contoh adalah bagaimana seorang guru dalam mengajarkan metode dan cara meningkatkan daya ingat otak dalam menerima pelajaran. Mengembangkan ilmu yang dikuasai merupakan tugas guru dan tenaga pendidik lainnya. Mungkin dalam era modern sekarang ini masih banyak yang tidak peduli mengenai hal ini, Guru harus dituntut untuk rajin belajar sebab ilmu baru dan pengetahuan baru sebab ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang dan seorang guru tidak mungkin memberikan pengajaran dan pendidikan terhadap murid dengan pengetahuan dan ilmu yang sudah using alias ketinggalan zaman.

Seorang Guru harus mampu memberikan motivasi pada setiap siswa yang mereka didik, guru harus dapat memberikan semangat dan menjadi sumber energi untuk para muridnya. Bagi murid yang sedang lesu dan lemas, maka guru harus memberikan solusi sebagai penyemangat agar proses belajar mengajar akan sangat efektif dan efisien.

3. Seorang Guru guru harus dapat berperan sebagai pendamping, yang artinya seorang guru dapat menganti peran orang tua. Ia harus dapat memberikan solusi dan jalan ketika muridnya ingin melakukan sesuatu dan ingin mengembangkan serta berpartisipasi dalam acara serta kejuaraan tertentu. Sosok Seorang guru tidak peduli apakah ia wanita atau pria, dan harus menjadi teladan yang baik untuk untuk seluruh siswanya. Karena ia berhadapan langsung dengan mereka yang otomatis menjadi contoh dalam berperilaku dan bertata karma dan mempunyai rasa soan santun terhadap sesama.Seorang Guru harus mampu menjadi wali yang baik untuk muridnya, ia harus berusaha mengetahui kondisi para muridnya dan berperan aktif untuk mencari solusi atas kesulitan tersebut. Ia harus memberikan solusi seperti cara menghindari stress saat belajar dan berbagai masalah lain yang muridnya hadapi. Tugas guru sebenarnya adalah menjadi orang tua wali yang baik bagi siswanya.

4. Seorang Guru akan mendapatkan tempat yang lebih terhormat di lingkungannya karena dari seorang gurulah masyarakat dapat memperoleh pengetahuan. Ini berarti bahwa guru memiliki kewajiban untuk mencerdaskan masyarakat dan bangsa menuju pembentukan manusia seutuhnya. Karenanya pantaslah seorang guru dalam masa pembangunan diatakan sebagai “pengabdi masyarakat”.

5. Seorang Guru perlu manatap dirinya dan memahami konsep dirinya. seorang guru harus mampu berkaca pada dirinya sendiri. Bila ia berkaca pada dirinya, ia akan melihat bukan satu pribadi, tetapi ada tiga pribadi, yaitu: Saya dengan konsep diri saya (self concept), Saya dengan ide diri saya (self idea), Saya dengan realita diri saya (self reality).

6. Dalam penampilan, guru harus mampu menarik simpati para siswanya, karena apabila seorang guru dalam penampilannya sudah tidak menarik, maka kegagalan pertama adalah ia tidak akan dapat menanamkan benih pengajarannya kepada para siswanya. Maka guru harus memahami hal ini dan berusaha mengubah dirinya menjadi simpatik. Demikian juga dalam hal kepribadian lainya.

7. Misi yang diemban seorang guru adalah misi kemanusiaan, yaitu “pemanusiaan manusia”- dalam artian transformasi diri dan auto-identifikasi peserta didik sebagai manusia dewasa yang utuh. sebab di sekolah, guru harus dapat menjadikan dirinya sebagai “orang tua kedua” bagi peserta didik, dan di masyarakat sebagai figur panutan.
‪#AyoPodoMikir