Wednesday, October 21, 2015

Lomba Menulis Cerita Anak Islami Pro-U Media

Untuk Peserta Segala Usia
Total Hadiah: Uang Rp. 9,5 Juta & Paket Buku Senilai 3 Juta

Ketentuan Umum Lomba
1.    Cerita yang dibuat merupakan cerpen yang disajikan untuk anak-anak (segmentasi pembacanya: anak-anak)
2.    Tema cerpen bebas tetapi Islami (boleh kisah sehari-hari, dunia sekolah/ pesantren, dakwah, motivasi, petualangan, detektif, dll)
3.    Cerpen boleh berdasarkan kisah nyata, fiksi, maupun campuran keduanya
4.    Peserta tidak dikenakan biaya apa pun (gratis)
5.    Usia peserta bebas (boleh anak-anak, remaja, maupun dewasa/umum)
6.    Karya yang dikirim merupakan hasil karya sendiri, orisinal, serta belum pernah dipublikasikan atau dilombakan sebelumnya
7.    Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 karya
8.    Karya dikirim dalam bentuk printout (2 eksemplar) ke alamat OMAH DAKWAH PRO-U MEDIA, Jl. Jogokariyan 41 Yogyakarta 55143 (Pada amplop ditulis Lomba Menulis Cerita Anak Islami)
9.    Batas maksimal pengiriman cerpen tanggal 26 Desember 2015 Cap Pos.
10. Para pemenang akan diumumkan pada 26 Januari 2016 lewat website www.proumedia.co.id. Dan, para pemenang juga akan dihubungi langsung oleh panitia.
11. Setiap karya yang dikirimkan menjadi hak milik panitia (Pro-U Media)
12. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Ketentuan Teknis

1.    Naskah diketik dalam format MS Word Times New Roman 12, Spasi 1,5. Ukuran kertas kuarto (A4), margin 3-3-3-3.
2.    Panjang cerpen 4-10 halaman.
3.    Setiap naskah disertai data diri peserta (Nama, TTL, Alamat & nomor handphone yang bisa dihubungi, alamat e-mail, dan judul cerpen) dalam lembar terpisah dari naskah.
Hadiah
– Juara 1: Uang Tunai Rp 5.000.000 + Paket buku senilai Rp 500.000
– Juara 2: Uang Tunai Rp 3.000.000 + Paket buku senilai Rp 500.000
– Juara 3: Uang Tunai Rp 1.500.000 + Paket buku senilai Rp 500.000
– Juara Harapan (3 pemenang): @Paket buku senilai Rp 500.000

Info Lomba: www.proumedia.co.id
CP: SMS dan WA ke 0857 29 555 000 (Eko)


Wednesday, June 5, 2013

Gelas Sakti : Menulis Bersama Tere-Liye

Semuanya terdiam, hening dan sepi. Sebuah gelas diletakkan di tengah-tengah kerumunan. Gelas sakti pikirku. Oh ternyata mereka sedang menulis paragraf tentang gelas.
                               
Itu adalah satu paragraf yang saya tulis dan dibacakan langsung oleh Bang Darwis Tere-Liye, penulis Hafalan Shalat Delisa, yang heboh itu. Kata kuncinya ialah gelas. Seorang penulis yang baik harus bisa membuat tulisan dari sebuah tema dengan sudut pandang berbeda.

Berbeda tidak harus nyleneh, mewah, mahal, dan hiperbolis. Bisa jadi sudut pandang itu justru sederhana. Bang Tere Liye mencontohkan, kata ‘hitam’. Kebanyakan orang akan tergerak otaknya memaknai kata hitam dengan warna, kegelapan dan semacamnya. Terfokus pada kalimat-kalimat seputar itu. Padahal kata itu bisa ditarik ke suatu wilayah yang asing. Dia mencontohkan satu paragraf .

“Andi adalah teman baikku. Kulitnya hitam, hidungnya hitam, tangannya hitam, telinganya hitam, kakinya hitam, semuanya hitam. Tetapi aku yakin sekali, Andi hatinya putih.”


Itulah salah satu materi, Pelatihan Menulis Tingkat Nasional Just Write 2, yang diadakan di Kaliurang Yogyakarta, 5 – 8 Juni 2013. Diikuti lebih dari 30 peserta dari seluruh Indonesia.